Jumat, 01 Maret 2013

Pendiri Google pamer kacamata Project Glass buatan GOOGLE di kereta

kalian tahu kan sebuah perusahaan yang terbesar didunia GOOGLE? google telah membuat kacamata yang canggih,itu terbukti karena seorang pendiri google Sergey Brin memakainya saat dikereta bawah tanah New York. warga di New York Amerika Serikat yang bernama Noah Zerkin melihat pendiri google tersebut menggunakan kacamata Project Glass itu tak percaya dengan apa yang dilihatnya dan tak percaya bahwa dia bertemu dengan seorang pendiri perusahaan terbesar di dunia itu. Saat menumpang kereta bawah tanah, Zerkin melihat seorang pria yang memakai kacamata canggih Project Glass buatan Google.
Sergey-Brin-memakai-Project-Glass-di-kereta-api-New-York-dok.-Twitter
Sergey Brin memakai Project Glass di kereta api New York (dok. Twitter)

Rupanya lelaki itu ialah Sergey Brin, co-founder Google.
Takjub bertemu dengan Brin sekaligus melihat secara langsung bentuk kacamata yang belum dipasarkan
secara bebas itu, Zerkin menyempatkan diri mengobrol dengan Brin dan mengunggah fotonya di Twitter.
“Baru saja mengobrol dengan pria paling berkuasa di dunia. Di kereta bawah tanah. Orangnya baik,” tulis Zerkin lewat akun Twitternya, @noazark, Senin (21/1).
Project Glass merupakan proyek terbaru raksasa internet itu yang menggabungkan fungsi komputer dengan kacamata.
Kacamata ini memiliki fitru display yang ditampilkan di satu lensa. Pengguna dapat mengaktifkan fitur komputer lewat tampilan layar, namun juga dapat melihat sekeliling seperti saat memakai kacamata pada umumnya.
Project Glass memiliki fitur browsing internet, video call, pemutar musik, hingga menulis note. Semua ftur ini dapat dilakukan tanpa harus menggerakkan kedua tangan, cukup dengan suara dan sensor gerak kepala.
Setelah peluncuran pertamanya, April 2011, kacamata Project Glass telah beberapa kali dipamerkan di muka publik.
Seperti diberitakan Huffington Post, pekan lalu seorang warga Gotham mengaku melihat seorang karyawati Google memakai kacamata ini ke bar East Village.
Namun karyawati yang tidak dipublikasikan namanya itu tidak mengijinkan orang-orang untuk menjajal kecanggihan Project Glass. Bahkan menyentuhnya pun tidak boleh.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar